Now Playing Tracks

Dari Novel Sampai Film: Behind The Scene Sang Penari

Natacha Devillers (Co-Producer), Ifa Isfansyah (Director) and Ahmad Tohari (Author) talk about how they decided to come on board with this project and filming Sang Penari (The Dancer).

Dramatisasi film ini lebih berani dari novel saya. Ini akan jadi dokumentasi visual penting jaman itu. Saya menangis. Saya datang sebagai penonton dan saya terhanyut

Ahmad Tohari tentang film Sang Penari.

‎”Sang Penari, keren. Selamat buat Ifa Isfansah & Salman Aristo. Tentu saja, Sang Penari beda dari novel Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari). Dengan arif, filmnya mengaku “terilhami”. Tapi, semangat novelnya terasa di filmnya: Sang Penari menatap kelahiran Orba dari sebuah dunia dukuh yang miskin. Dalam memandang masa kelam kelahiran Orba itu, Sang Penari setia pd persoalan Srintil-Rasus, dan kampung mereka. Sang Penari sempat juga membuat saya was-was, soal sudut pandang: masihkah pandang PKI sbg hantu, dan ABRI sbg penyelamat? Syukur, tidak.”

Hikmat Darmawan


‎”Sang Penari super kerennnnn, detil yang luar biasa sukses membawa ke tahun 60-an, skaligus mengaduk emosi. Gara gara Sang Penari jadi bisa bahasa ngapak ngapak. “Ora nanak iki…” Tapi sumpah terkesima…. Sang Penari sukses membangun nostalgia kemiskinan yg sering diceritakan nyokap gue. Soal gaplek, amben dll. Arghhh super keren. Sang Penari sangat perlu ditonton oleh generasi skrg untuk memahami sejarah 1965 ttg PKI, Orde Baru dan permainan kekuasaan. Salut juga dng tokoh utamanya, mampu berdialog dengan akses ngapak yang jelas gak mudah” 

Tuhu Nugraha D


Sang Penari, a fresh and loose interpretation of “Ronggeng Dukuh Paruk”. Strong performances and beautiful camera work. All stars were there; but you would not recognize them; they were completely blended into the characters. Oka Antara & Prissy have a very strong chemistry. I was amazed by Dewi Irawan, Tio P and Lukman Sardi “red man”

Leila S. Chudori

Sang Penari yg disutradarai Ifa Isfansyah dibuat secara puitis dgn akting prima oleh Prisia Nasution & Oka antara. Sang Penari menggambarkan kisah dr sbh masa & sbh kisah kasih yg tak sampai dgn ltr belakang tradisi yg kuat, mistis & nafsu. Luar biasa! Costume Sang Penari styled by Citra Subijakto is awesome. So many varieties of amazing batik motives that we can see on the movie. Sang Penari music scorenya mengingatkan akan ost painted veil by alexander desplat. Beautifully done without overdoing it.

Erza S.T.

.


To Tumblr, Love Pixel Union